Menghadapi Risiko Serangan Siber yang akan datang dari Perspektif CISO

By SumedangKab-CSIRT in Berita Keamanan Siber

Berita Keamanan Siber
Dalam dunia yang semakin terhubung saat ini, risiko serangan siber menjadi perhatian utama bagi Chief Information Security Officers (CISO). Sebuah survei terbaru mengungkapkan bahwa 70% CISO percaya bahwa bisnis mereka berada dalam risiko tinggi mengalami serangan siber dalam tahun depan. Ini merupakan indikasi yang jelas bahwa ancaman siber tidak hanya nyata tetapi juga meningkat.
.
Tantangan Keamanan Siber di Era Kerja Remote dan Hybrid
Peningkatan tren kerja secara remote dan hybrid telah memperluas permukaan serangan bagi perusahaan. Akses jarak jauh ke sistem perusahaan membuka peluang bagi penyerang untuk mengeksploitasi kerentanan keamanan. Selain itu, turnover karyawan yang tinggi seringkali menyebabkan kehilangan data penting, baik secara sengaja maupun tidak.
.
Kesalahan Manusia: Faktor Risiko Utama
Menurut survei yang sama, 74% CISO mengidentifikasi kesalahan manusia sebagai kerentanan siber terbesar. Dengan 80% dari mereka memprediksi bahwa ini akan menjadi masalah utama dalam dua tahun ke depan, penting bagi organisasi untuk meningkatkan kesadaran dan pelatihan keamanan siber bagi semua karyawan.
.
Kesejahteraan CISO: Beban Kerja dan Ekspektasi
Lebih dari setengah CISO melaporkan kelelahan dalam setahun terakhir, dengan 66% merasa bahwa ekspektasi yang diberikan kepada mereka berlebihan. Ini menunjukkan bahwa peran CISO tidak hanya menuntut secara teknis, tetapi juga secara emosional dan mental.
.
Strategi Menghadapi Risiko Serangan Siber
Untuk mengatasi risiko ini, perusahaan harus mengadopsi pendekatan multi-faset terhadap keamanan siber. Ini termasuk:
1. Pelatihan Keamanan Sibernya yang Berkelanjutan: Meningkatkan kesadaran keamanan siber di semua tingkatan organisasi.
2. Penerapan Kebijakan Keamanan yang Ketat: Memastikan bahwa kebijakan keamanan diterapkan secara konsisten di seluruh organisasi.
3. Investasi dalam Teknologi Keamanan: Menggunakan alat keamanan canggih untuk mendeteksi dan mencegah serangan.
4. Manajemen Stres bagi CISO: Memberikan dukungan dan sumber daya untuk membantu CISO mengelola beban kerja dan tekanan.
.
Kesimpulan
Risiko serangan siber adalah tantangan yang terus berkembang yang memerlukan perhatian dan tindakan yang serius. Dengan memahami tantangan yang dihadapi dan menerapkan strategi yang efektif, CISO dapat memimpin organisasi mereka menuju masa depan yang lebih aman.














sumber 
Back to Posts