Pada tanggal 19 Agustus 2024, dunia kripto diguncang oleh sebuah pencurian besar-besaran yang melibatkan social engineering yang canggih. Tiga pelaku, yang berpura-pura sebagai teknisi dukungan Google, berhasil mengelabui seorang kreditor dari perusahaan perdagangan yang sudah tidak beroperasi lagi dan mencuri kripto senilai $243 juta. Kejadian ini menyoroti kerentanan keamanan yang masih ada dalam ekosistem kripto dan pentingnya kesadaran akan tindakan keamanan.
.
Menurut laporan, para penipu menggunakan perangkat lunak akses jarak jauh untuk memanipulasi korban agar memberikan informasi pribadi sensitif, termasuk kunci pribadi Bitcoin mereka, yang memungkinkan para penipu untuk mereset otentikasi dua faktor korban dan mentransfer dana. Uang yang dicuri kemudian disimpan di antara 15 bursa kripto dan dicuci melalui beberapa mata uang kripto lain seperti Monero, Ethereum, dan Litecoin, dalam upaya untuk mengaburkan jejak dana tersebut.
.
Penyelidikan yang dilakukan oleh seorang detektif kripto terkenal, ZachXBT, memainkan peran penting dalam mengidentifikasi para pelaku. Melalui serangkaian penyelidikan yang mendalam, ZachXBT berhasil membantu penegak hukum dalam membekukan dana curian senilai $9 juta dan mengembalikan $500.000 kepada korban. Dua orang pelaku telah ditangkap, satu di Los Angeles dan satu lagi di rumah sewaan mewah di tepi laut Miami yang digerebek oleh FBI pada tanggal 18 September.
.
Insiden ini menunjukkan bahwa, bahkan dengan adanya kemajuan teknologi, kejahatan kripto masih merupakan ancaman nyata dan memerlukan kewaspadaan yang tinggi dari semua pihak yang terlibat. Ini juga menegaskan pentingnya memiliki protokol keamanan yang kuat dan pendidikan yang berkelanjutan tentang risiko keamanan kripto.
Untuk masyarakat umum, kasus ini menjadi pengingat bahwa keamanan kripto adalah tanggung jawab bersama. Pengguna harus selalu waspada terhadap skema penipuan dan memastikan bahwa mereka menggunakan praktik keamanan terbaik, seperti tidak pernah membagikan kunci pribadi mereka dan selalu memverifikasi identitas orang yang mereka percayai dengan aset digital mereka.
Kasus ini juga menyoroti pentingnya kerja sama antara komunitas kripto dan penegak hukum untuk mengatasi kejahatan kripto. Dengan kerja sama yang erat, dapat diharapkan bahwa kejahatan serupa dapat dicegah di masa depan, menjaga integritas dan kepercayaan dalam ekosistem kripto.
Sumber : Hackread
.
Menurut laporan, para penipu menggunakan perangkat lunak akses jarak jauh untuk memanipulasi korban agar memberikan informasi pribadi sensitif, termasuk kunci pribadi Bitcoin mereka, yang memungkinkan para penipu untuk mereset otentikasi dua faktor korban dan mentransfer dana. Uang yang dicuri kemudian disimpan di antara 15 bursa kripto dan dicuci melalui beberapa mata uang kripto lain seperti Monero, Ethereum, dan Litecoin, dalam upaya untuk mengaburkan jejak dana tersebut.
.
Penyelidikan yang dilakukan oleh seorang detektif kripto terkenal, ZachXBT, memainkan peran penting dalam mengidentifikasi para pelaku. Melalui serangkaian penyelidikan yang mendalam, ZachXBT berhasil membantu penegak hukum dalam membekukan dana curian senilai $9 juta dan mengembalikan $500.000 kepada korban. Dua orang pelaku telah ditangkap, satu di Los Angeles dan satu lagi di rumah sewaan mewah di tepi laut Miami yang digerebek oleh FBI pada tanggal 18 September.
.
Insiden ini menunjukkan bahwa, bahkan dengan adanya kemajuan teknologi, kejahatan kripto masih merupakan ancaman nyata dan memerlukan kewaspadaan yang tinggi dari semua pihak yang terlibat. Ini juga menegaskan pentingnya memiliki protokol keamanan yang kuat dan pendidikan yang berkelanjutan tentang risiko keamanan kripto.
Untuk masyarakat umum, kasus ini menjadi pengingat bahwa keamanan kripto adalah tanggung jawab bersama. Pengguna harus selalu waspada terhadap skema penipuan dan memastikan bahwa mereka menggunakan praktik keamanan terbaik, seperti tidak pernah membagikan kunci pribadi mereka dan selalu memverifikasi identitas orang yang mereka percayai dengan aset digital mereka.
Kasus ini juga menyoroti pentingnya kerja sama antara komunitas kripto dan penegak hukum untuk mengatasi kejahatan kripto. Dengan kerja sama yang erat, dapat diharapkan bahwa kejahatan serupa dapat dicegah di masa depan, menjaga integritas dan kepercayaan dalam ekosistem kripto.
Sumber : Hackread