GitHub, Bot Telegram, dan Kode QR yang Disalahgunakan dalam Serangan Phishing

By SumedangKab-CSIRT in Peringatan Keamanan

Peringatan Keamanan
Dalam dunia digital yang semakin berkembang, keamanan siber menjadi topik yang sangat penting. Baru-baru ini, sebuah laporan dari The Hacker News mengungkapkan bahwa GitHub, bot Telegram, dan kode QR telah disalahgunakan dalam gelombang serangan phishing baru. Serangan ini menargetkan sektor keuangan dengan mengirimkan RAT Remcos melalui repositori GitHub yang terpercaya sebagai bagian dari kampanye phishing.
.
Serangan phishing ini merupakan contoh nyata dari bagaimana alat-alat digital yang biasa kita percayai dapat dimanipulasi oleh penjahat siber. Dengan menggunakan GitHub, sebuah platform yang banyak digunakan oleh pengembang perangkat lunak, para penjahat ini berhasil melewati langkah-langkah keamanan dan menyebarkan malware. Bot Telegram, yang sering digunakan untuk komunikasi yang aman, juga telah digunakan sebagai sarana untuk mengelabui korban. Sementara itu, kode QR, yang biasanya dianggap sebagai cara cepat dan mudah untuk mengakses informasi, telah diubah menjadi alat untuk mengecoh pengguna.
.
Laporan ini menyoroti pentingnya kesadaran keamanan siber dan perlunya tindakan pencegahan yang lebih baik. Pengguna harus selalu waspada terhadap link yang mencurigakan, bahkan jika mereka tampak berasal dari sumber yang terpercaya. Selalu periksa URL dengan teliti dan gunakan solusi keamanan siber yang terpercaya untuk melindungi data pribadi dan informasi keuangan.
.
Kesimpulannya, keamanan siber adalah tanggung jawab bersama. Kita semua harus berkontribusi untuk menciptakan lingkungan digital yang lebih aman dengan meningkatkan kesadaran dan mengadopsi praktik keamanan yang baik. Mari kita gunakan teknologi dengan bijak dan bertanggung jawab, menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar, serta menjaga keamanan informasi kita.













Sumber : The Hacker News 
Back to Posts