Keamanan Wi-Fi: Tips untuk Mengamankan Jaringan Rumah Anda
1. Ganti Nama SSID (Service Set Identifier) Default
Mengapa? Nama default bisa memberi petunjuk kepada hacker tentang jenis router yang digunakan.
Bagaimana? Masuk ke pengaturan router dan ubah nama SSID.
2. Gunakan Enkripsi WPA3
Mengapa? WPA3 adalah standar keamanan terbaru yang lebih kuat dibandingkan WPA2.
Bagaimana? Aktifkan enkripsi WPA3 di pengaturan router.
3. Buat Kata Sandi yang Kuat
Mengapa? Kata sandi yang kuat sulit ditebak dan memberikan perlindungan tambahan.
Bagaimana? Gunakan kombinasi huruf besar, kecil, angka, dan simbol.
4. Nonaktifkan Penyiaran SSID
Mengapa? Menyembunyikan SSID membuat jaringan Wi-Fi Anda tidak terlihat oleh orang yang tidak diinginkan.
Bagaimana? Matikan fitur penyiaran SSID di pengaturan router.
5. Aktifkan Firewall di Router
Mengapa? Firewall membantu melindungi jaringan dari serangan eksternal.
Bagaimana? Pastikan firewall diaktifkan dalam pengaturan keamanan router.
6. Perbarui Firmware Router Secara Berkala
Mengapa? Pembaruan firmware sering kali mencakup perbaikan keamanan.
Bagaimana? Cek situs web produsen router untuk pembaruan terbaru.
7. Nonaktifkan Pengelolaan Jarak Jauh (Remote Management)
Mengapa? Mengurangi risiko akses tidak sah dari luar jaringan Anda.
Bagaimana? Matikan fitur pengelolaan jarak jauh di pengaturan router.
8. Gunakan Jaringan Tamu untuk Pengunjung
Mengapa? Jaringan tamu memisahkan perangkat pengunjung dari jaringan utama Anda.
Bagaimana? Aktifkan fitur jaringan tamu dan berikan kata sandi berbeda.
9. Monitor Perangkat yang Terhubung
Mengapa? Mengetahui perangkat yang terhubung dapat membantu mendeteksi aktivitas mencurigakan.
Bagaimana? Cek daftar perangkat yang terhubung melalui pengaturan router.
10. Matikan Wi-Fi Saat Tidak Digunakan
Mengapa? Mengurangi kemungkinan serangan saat jaringan tidak aktif.
Bagaimana? Matikan router atau nonaktifkan Wi-Fi saat tidak digunakan.
1. Ganti Nama SSID (Service Set Identifier) Default
Mengapa? Nama default bisa memberi petunjuk kepada hacker tentang jenis router yang digunakan.
Bagaimana? Masuk ke pengaturan router dan ubah nama SSID.
2. Gunakan Enkripsi WPA3
Mengapa? WPA3 adalah standar keamanan terbaru yang lebih kuat dibandingkan WPA2.
Bagaimana? Aktifkan enkripsi WPA3 di pengaturan router.
3. Buat Kata Sandi yang Kuat
Mengapa? Kata sandi yang kuat sulit ditebak dan memberikan perlindungan tambahan.
Bagaimana? Gunakan kombinasi huruf besar, kecil, angka, dan simbol.
4. Nonaktifkan Penyiaran SSID
Mengapa? Menyembunyikan SSID membuat jaringan Wi-Fi Anda tidak terlihat oleh orang yang tidak diinginkan.
Bagaimana? Matikan fitur penyiaran SSID di pengaturan router.
5. Aktifkan Firewall di Router
Mengapa? Firewall membantu melindungi jaringan dari serangan eksternal.
Bagaimana? Pastikan firewall diaktifkan dalam pengaturan keamanan router.
6. Perbarui Firmware Router Secara Berkala
Mengapa? Pembaruan firmware sering kali mencakup perbaikan keamanan.
Bagaimana? Cek situs web produsen router untuk pembaruan terbaru.
7. Nonaktifkan Pengelolaan Jarak Jauh (Remote Management)
Mengapa? Mengurangi risiko akses tidak sah dari luar jaringan Anda.
Bagaimana? Matikan fitur pengelolaan jarak jauh di pengaturan router.
8. Gunakan Jaringan Tamu untuk Pengunjung
Mengapa? Jaringan tamu memisahkan perangkat pengunjung dari jaringan utama Anda.
Bagaimana? Aktifkan fitur jaringan tamu dan berikan kata sandi berbeda.
9. Monitor Perangkat yang Terhubung
Mengapa? Mengetahui perangkat yang terhubung dapat membantu mendeteksi aktivitas mencurigakan.
Bagaimana? Cek daftar perangkat yang terhubung melalui pengaturan router.
10. Matikan Wi-Fi Saat Tidak Digunakan
Mengapa? Mengurangi kemungkinan serangan saat jaringan tidak aktif.
Bagaimana? Matikan router atau nonaktifkan Wi-Fi saat tidak digunakan.